Categories

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.

Dunia Anak Adalah Dunia Bermain

dunia anak dunia bermainMelalui bermain, anak mengalami perkembangan dan kematangan dalam berbagai aspek. Bermain dapat merangsang motorik, pancaindra, dan otak anak. Bermain dapat pula mengasah pengetahuan, emosi, sosial, intelektual, dan kreativitas. Selainitu, bermain melatih fungsi menal, seperi berpikir, berkhayal dan mengingat.

Hendaklah anak kecil diberi kesempatan bermain. Melarangnya bermain dan menyibukkan dengan belajar terus, akan mematikan hati, mengurangi kecerdasan, dan membuatnya jemu terhadap hidup. Sehingga, dia akan sering mencari-cari alasan untuk membebaskan diri dari keadaan sumpek.” (Imam Al-Ghazali)

Tidak semua kegiatan bermain bisa disebut  bermain. Kegiatan bermain baru bisa disebut bermain jika dalam melakukan aktivitas tersebu, anak merasa nyaman, senang, dan tidak terbebani target yang harus dicapai.

Kegiatan bermain identik dengan mainan. Namum, tidak semua permainan memerlukan mainan. Jika orangtua harus memilihkan mainan untuk putra-putrinya, kenalilah mainan itu. Sebenarnya, karena punya rasa ingin tahu yang besa, anak akan terpancing dengan benda apapun yang menurutnya baru. Jadi, sebanyak apapun mainan yang tersedia  di rumah, ketika melihat mainan baru, anak akan sangat ingin memilikinya.

(Asfandiyar, Yudha Anda. Creative Parenting Today, Bandung: Kaifa,2012)

Share

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>